Implikasi dan Permasalahan dalam Mengimplementasikan Konsep Nilai Wajar Dalam Kondisi Ekonomi Saat I

Tiga masalah utama yang menjadi kontroversi dalam pembuatan laporan keuangan adalah masalah relevance, reliability, dan volatility.

Relevance. Banyak orang percaya bahwa standard akuntansi historical cost telah banyak kehilangan relevansinya karena kegagalannya mengukur realitas ekonomi. Hampir semua orang setuju bahwa peristiwa ekonomi -yaitu, kejadian yang mengubah waktu kapan arus kas diterima dan jumlahnya yang akan datang- harus tercermin (terungkap) dalam laporan keuangan lembaga. Akan tetapi, seringkali model historical cost hanya mengukur transaksi sudah selesai dan gagal mengakui adanya perubahan nilai riil lain yang dapat terjadi.

Read More

Yang Mahal Yang Tak Terlihat

Salah satu Intangible asset yang memiliki kontribusi sangat signifikan bagi keuntungan perusahaan adalah merek.

Pembelian PT HM Sampoerna oleh PT Philip Morris Indonesia senilai Rp. 18,5 triliun atau 5 miliar dolar AS pada 2005 adalah salah satu contoh transakasi atas merek. Sebab, ketika itu, nilai buku aset Sampoerna seperti mesin, gedung, dan sebagainya hanya sekitar 1 miliar dolar AS.

Read More

Penilaian Aset Tak Berwujud: Peluang dan Tantangannya

Sim Salabim. Seperti permainan sulap, Mark Zuckerberg pun mendadak menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Penjualan saham perdana perusahaan yang didirikan bersama dua orang temannya, jejaring social Facebook, dibanjiri peminat dari berbagai penjuru dunia. Perdagangan Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO) Facebook Inc pada 18 Mei 2012 memang menyedot perhatian para investor dunia. Harga saham Facebook melambung mencapai 38 dolar AS atau setara Rp. 350 ribu per lembar. Dari hasil perdagangan saham itu, Mark Zuckerberg tercatat memiliki kekayaan 19,1 miliar dolar AS atau Rp. 176 triliun.

Read More